thumb

Bapenda Gandeng KPK, Berikan Pemahaman Pengusaha Kuliner dan Tambang di Ogan Ilir Agar Patuh Pajak

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), melaksanakan sosialisasi kepatuhan membayar pajak terhadap pengusaha kuliner maupun pengusaha tambang di Kabupaten Ogan Ilir.


Sosialisasi ini dipusatkan di Aula Kantor TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya, Senin, 21 Agustus 2023.


Hadir sebagai narasumber, yakni, dari Tim Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia wilayah Provinsi Sumsel.


Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa membayar pajak adalah kewajiban bersama masyarakat Ogan Ilir.


"Saya sebagai bupati bertugas bagaimana mensukseskan program peningkatan pajak di Kabupaten Ogan Ilir," ujarnya.


Panca berharap, melalui kegiatan ini, hendaknya ketika nanti Pemkab Ogan Ilir membuat regulasi, para wajib pajak akan mengetahui apa yang harus mereka lakukan.


"Dan ketika nanti ada penegakan, tidak akan ada lagi permasalahan," katanya lagi.


Dan pasca kegiatan ini, Bupati Panca menginginkan, seluruh restoran yang sudah dipasang taping box tetap berjalan, yang tidak aktif untuk diaktifkan dan yang belum untuk dipasang dengan harapan PAD meningkat.


Sementara itu, Kasatgas Wilayah II KPK, Andy Purwana mengatakan, bahwa pendapatan daerah menjadi bagian terpenting bagi sebuah Pemerintah Daerah. KPK sendiri memiliki program pencegahan bagi Pemda.


"Yang menjadi perhatian kita juga terhadap penerimaan pajak ini. Makanya, kita pasang alat rekam pajak di restoran-restoran," ungkapnya.


Dengan adanya taping box, ditambahkan Andy, KPK akan mengetahui transaksi yang dilakukan oleh restoran.


"Sekarang ini kan dikhawatirkan dana dari pusat direfocusing, nah untuk mengantisipasi terjadinya kendala pembangunan di daerah, ya salah satu solusinya menggenjot pendapatan daerah," paparnya.


Terpisah, Kepala Bapenda Kabupaten Ogan Ilir, Merry Darmawati mengungkapkan, tujuan dari dilaksanakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.


"Sehingga bisa mengoptimalkan PAD Kabupaten Ogan Ilir. Mudah-mudahan langkah kita ini berhasil," ucapnya.(*)